Turnamen Volly AKFARKU

dscn1121.jpgDi usianya yang baru setahun berjalan, Akademi Farmasi Kudus (Akfarku) seakan tak mau menutup diri untuk berkiprah dalam bidang sosial, bahkan olah raga.
Di bidang sosial, perguruan tinggi farmasi pertama di wilayah Karesidenan Pati ini, mendirikan Lembaga Informasi dan Konsultasi Obat (LIKO). Selain itu, trainer dan seminar juga digelar dengan menggandeng berbagai pihak seperti Dinas Pendidikan (Diknas) Kudus, Badan Narkotika Kabupaten (BNK) Polres Kudus sebagai partner.
Di bidang olah raga, dibuktikan dengan digelarnya turnamen bola volly SMA se – Kabupaten Kudus. Acara ini di sponsori oleh Sampoerna Hijau, ini diadakan 22-27 Mei 2007.
Turnamen yang diikuti oleh 10 tim. Tim putra terdiri dari tim Satria Muda (SMA I Gebog), Ma’arif (SMK Ma’arif), Siflap (SMA Hidayatul Mustafidin), Manur (MA Nurul Islam), Es-Salafy (TBS Kudus), Nahmus (MA. Nahdlatul Muslimin), Pervoma (MA. Mazro’atul Huda), Green Q (MA. Qudsiyah) dan MUHA (SMU Muhammadiyah). Sementara tim putri diikuti MA. Banat, SMKN I Kudus dan SMU Muhammadiyah.
Ketua Yayasan Panca Purnama Drs. H. Muhammad Yahya sebagai payung dari Akfarku, kepada Info Kudus mengatakan, turnamen tersebut adalah untuk memasyarakatkan olah raga dan mendekatkan Akfarku dengan masyarakat.
“Turnamen ini adalah untuk mengembangkan olah raga, khususnya di Kabupaten Kudus. Selain itu, juga untuk menjalin silaturrahim antar sekolah se – Kabupaten Kudus dan untuk mendekatkan Akfarku dengan masyarakat.”
Dalam turnamen ini, menurut Direktur Akfarku Muhammad Tho’at, M.Kes, Juara I akan mendapatkan Uang Tropi Bupati dan Uang pembinaan Rp. 1 juta ditambah Voucher RP. 13. 500.000 dari Akfarku. Juara II mendapat Uang Tropi Ketua DPRD dan Uang Pembinaan Rp. 750 ribu ditambah Voucher Rp. 9 juta. Sementara juara III akan mendapat Uang Tropi Wakil Bupati dan uang pembinaan Rp. 500 ribu ditambah Voucher Rp. 6.750.000.
Kegiatan lain akan digelar Akfarku pada 10 juni mendatang. Yaitu Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) bekerjasama dengan Polres Kudus dan Dinas Pendidikan (Diknas) Kudus untuk Guru BP. SMP – SMA se-Kabupaten Kudus tentang Pengenalan Narkoba.
“Selama ini, pesan-pesan mengenai bahaya Narkoba, belum begitu banyak dipahami masyarakat luas dan sekolah-sekolah pada khususnya,” ujar Yahya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: