Perpaduan Musik Islam – Modern

musik-1.gifSuasana agak redup. Matahari tertutup awan tipis. Angin semilir menerpa pori – pori. Jalanan sedikit lengang. Tak banyak lalu lalang kendaraan. Alunan musik Rebana mengalun dari arah Boulevard Kampus Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Kudus.
Ya. Saat itu adalah acara puncak penutupan Pekan Ilmiah dalam rangka Dies Natalis STAIN Kudus ke – 10. 30 menit kemudian, masih dari tempat yang sama, warna musik yang lain, terdengar.
Suara nyaring terdengar mengiang. Tidak lagi rebana. Tetapi petikan gitar, drum, bass, keyboard berkolaborasi menjadi satu, ditambah lagi dengan vokalis yang keren dari De Javu (Jepara). Suasana pun berubah. Dari yang tadinya tenang dan musik-2.jpg“dingin”, menjadi lebih hidup oleh ramainya penonton.
Sepintas, memang sangat kontras. Alunan musik islam, dilanjutkan dengan band ala kawula muda. Namun itulah kenyataan. Dan itu terjadi di STAIN Kudus. Ada apa gerangan?
“Hadirnya musik Rebana di sini, adalah untuk memenuhi visi Keberagamaan STAIN Kudus. Dan supaya tidak keberagamaan saja yang diusung, maka kami menghadirkan jenis musik R & B,” terang ketua acara Ahmad Afandi di sela-sela acara.
Menurutnya, kehadiran De Javu merupakan bentuk solidaritas pada mahasiswa secara umum dan kepada para peserta lomba Pekan Ilmiah Dies Natalis Ke-10 STAIN Kudus. Dimana ada enam perlombaan yang diadakan, yaitu Bola Voli, Karya Tulis, PMR, Pidato Bahasa Arab, Pidato Bahasa Inggris dan Lomba Da’I Muda. (Nasrur/IK).

3 Comments »

  1. 1
    bintang Says:

    undang band kita juga donk

  2. 2
    primoooo Says:

    2jari 1hati
    17an
    god luck

  3. 3
    primoooo Says:

    2jari 1hati


RSS Feed for this entry

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: