Dari Singocandi Mengukir Prestasi

Widhi Netraning Pertiwi

widhi-3.jpgNama: Widhi Netraning Pertiwi

Tempat/tgl. Lahir: Kudus, 8 April 1989

Alamat: Perumahan Singocandi Blok D no. 17 Kudus

Orang Tua:

Ayah: Ruslan Abdulghani, S.Pd

Ibu: Ida Riawati, S.Pd

Pendidikan:

  1. TK Tunas pertiwi Kudus 1994
  2. SD Barongan 3 Kudus 2000
  3. SMP I Kudus 2003
  4. SMA I Bae Kudus

Organisasi

Ketua Osis 2005-2006

Prestasi:

  1. Juara I LKIR Se-Jawa 2006
  2. Juara III Lomba Pidato se-Kabupaten Kudus 2006
  3. 10 besar LKIR teknologi se-jateng 2006
  4. Juara IV LKIR Astra se-jateng 2006
  5. Honda Best Student wakil Jateng 2006

Karya:

Persiapan antologi cerpen

Persiapan Esai tentang Korea 2006

Cita-cita: Apoteker

Tokoh Idola: Nabi Muhammad Saw., orang Tua, Guru-guru tercinta

Warna Favorite: Pink

Makanan/Minuman favorite: Mie Ayam/Juice Alpukat

Hobby: Membaca, Renang

Motto: Jadilah yang terbaik dimana pun dan kapan pun kita berada.

———————————————-

Dari Singocandi Mengukir Prestasi 

Santun, ramah dan cerdas. Inilah penilaian spontan INFO KUDUS saat menemui Dara kelahiran 8 April 1989, yang tercatat sebagai siswa kelas III SMA I Bae Kudus.

Widhi Netraning Pertiwi, demikian nama puteri yang lahir dari pasangan Ruslan Abdulghani, S.Pd dan Ibu: Ida Riawati, S.Pd.,  yang pada tahun 2006 ini, mengantongi banyak prestasi. Juara I Lomba Karya Ilmiah Remaja (LKIR) se-Jawa. Juara III Lomba Pidato se-Kabupaten Kudus. 10 besar LKIR Teknologi se-Jawa Tengah. Juara IV LKIR Astra se-Jateng dan Honda Best Student Mewakili Jawa Tengah.

Sehari – hari, selain sekolah, ia bergabung dengan Lembaga Bimbingan Belajar Neutron. Dari kedua lembaga itulah, ia mempersiapkan diri meraih prestasi. 

Beban berat sebagai pelajar berprestasi, tersemat. karena ia harus mempertahankan preastasi dan sedapat mungkin meningkatkannya. Namun di atas itu semua, mantan Ketua Osis ini masih meluangkan waktunya untuk membaca novel, majalah, buku ilmiah serta renang.

Hebatnya lagi, meski harus deg – degan juga menunggu detik – detik ujian semester yang bisa dihitung dengan hari, penyuka warna Pink ini masih sempat menulis untuk Lomba Penulisan Esai tentang Korea 2006. selain itu, sekarang ia juga sedang menyiapkan antologi cerpennya yang pertama.

Wow, bagaimana ia membagi waktunya antara sekolah, kursus dan bermain? “Kesuksesan tidak datang begitu saja, tapi butuh manajemen yang apik untuk mempersiapkan itu semua,” katanya.

Nah, Wid, bagaimana kamu memanaje itu semua? “Jadilah yang terbaik dimana pun kita berada. Dahulukan mana yang lebih penting. Belajar. Bermain. Atau kegiatan,” ungkapnya.

Sebagai remaja yang disibukkan dengan seabrek kegiatan, suka-duka pasti ada. “Sukanya, orang tua bangga, mendapat teman banyak dan kebangga lain yang tak ternilai harganya. Kalau dukanya, beban moral, kalau prestasi menurun. Apalagi pas menjabat ketua Osis, selalu capek dengan seabrek kegitan,” tutur gadis berkacamata yang beralamat di Perum. Singocandi Blok D No. 17 Kudus.

Eh, denger – denger, doski ini ternyata bercita – cita berat menjadi apoteker, lho. Makanya ia maniak banget dengan yang namanya pelajaran Biologi. Oke deh, Wid. Sukses, ya …. [Nasrur/IK]

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: